Ketertindasan dan keterdesakan rakyat disegala bidang dalam mewujudkan kesejahteraannya, serta kembali mengangkat Harkat dan Martabat Negara - Bangsa Indonesia berada kembali dalam rel kedaulatanya seperti yang dirumuskan kedalam Pembukaan Undang - Undang Dasar 1945.
Pemilu 2009 karna catatan rakyat dan mahasiswa berjuang Pemilu hanya selalu menjadi pengesahan " Pemerintah Koruptor " dan " Penjajahan Koruptor " terhadap rakyat Indonesia. Rakyat sudah tau itu dan Rakyt sudah tidak mempercayi partai politik yang hanya selalu membawa dan menyjadi kendaraan-kendaraan pemimpin-pemimpin yang hanya menjadi kaki tangan bangsa asing untuk menghisap rakyat.
- Menolak Pemilu 2009 sama dengan menolak calon-calon penindas baru bagi rakyat Indonesia.
- Menolak Pemilu 2009 sama dengan menyelamatkan rakyat dari ketertindasan.
- Menolak Pemilu 2009 sama dengan Melawan bentuk penjajahan terhadap Bangsa Indonesia.
- Menolak Pemilu 2009 sama dengan membangun harapan kepemimpinan strategis bangsa mahasiswa dan pemuda yang menjadi harapan pembebasan rakyat dari ketertindasan dan meraih Kedaulatan Rakyat yang sejati.
Kamis, 26 Juni 2008
Usut Tuntat Kasus UNAS
Kenaikan Harga BBM yang telah di tetapkn oleh pemerintahan SBY - JK beriringan terhadap bentuk-bentuk kekerasan dan penangkapan gelombang protes masyarakat Indonesia yang di pelopori gerakan Mahasiswa di seluruh wilayah Indonesia yang berahir dengan penyerangan dan penyerbuan aparatur kepolisian kedalam kampus UNAS pada tanggal 23 - 24 Mei 2008 yang mengakibatkan meninggalnya Maftuh Fauzi Sander salah satu Mahasiswa UNAS pada tanggal 20 Juni 2008.
Semakin terlihat jelas arogansi pemerintahan SBY - JK menyikapi bentuk protes gerakan Mahasiswa yang berujung kembali bentrok pada tanggal 24 juni 2008 di depan gedung MPR/DPR RI yang mengundang rangkaian tidak terputus dari runtutan tuntutan Gerakan Mahasaiswa sebagai penyambung lidah penderitaan rakyat terhadap naiknya harga BBM dan gerakan solidaritas terhadap meninggalnya Maftuh Fauzi dengan tuduhan gerakan yng di tunggangi, di biyayai, anarkis karna rakyat tau dan mahasiswa dan mahasiswa berjuang dan tahlALAepala BIN adalah SALAH BESAR...!!
Semakin terlihat jelas arogansi pemerintahan SBY - JK menyikapi bentuk protes gerakan Mahasiswa yang berujung kembali bentrok pada tanggal 24 juni 2008 di depan gedung MPR/DPR RI yang mengundang rangkaian tidak terputus dari runtutan tuntutan Gerakan Mahasaiswa sebagai penyambung lidah penderitaan rakyat terhadap naiknya harga BBM dan gerakan solidaritas terhadap meninggalnya Maftuh Fauzi dengan tuduhan gerakan yng di tunggangi, di biyayai, anarkis karna rakyat tau dan mahasiswa dan mahasiswa berjuang dan tahlALAepala BIN adalah SALAH BESAR...!!
Kegagalan Pemerintahan SBY - JK
Empat tahun sudah pemerinthn SBY - JK berkuasa, rakyat dan mahasiswa berjuang lebih banyak melihat kegagalan-kegagalan dibandingkan dengan keberhasilaannya. Kegagalan pemerintahan SBY - JK yang lebih fatal secara filosofis tidak mampu membawa dan mewujudkan Indonesia dalam semangat jiwa cita-cita Pembukaan UUD 1945 seperti yang dinyatakan :
- Kemerdekaan merupakan hak segala bangsa, oleh sebab itu maka penjajahan di atas duni harus di hapuskan karna tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan prikeadilan,
- Kemerdekaan Indonesia menghantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,
- Berdasarkan kemerdekaan, Indonesia membentuk satu pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia yang bertujuan memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
- Maka di susunlah kemerdekaan negara Indonesia itu dalam suatu Undang - Undang Dasar, yang terbentuk kedalam satu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / Perwakilan serta dengan meujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kegagalan pemerintahan SBY - JK secara idiologis tidah mampu membawa keindependenan dan kemerdekaan Indonesia sebagai Bangsa dan Negara yang berdaulat dlam memutuskan serta mengambil kebijakan-kebijakan Interaksi Sosial, Politik, Ekonomi, Hukum Pertahanan, Keamanan, dan Hubungan Internasional sebagai layaknya negara merdeka.
Kegagalan pemerintahan SBY - JK secara strategis di Amandemen UUD 1945 bab VIX Kesejahteraan Nasional Pasal 33 mengakibatkan kebijakan-kebijakan baik yang di putuskan oleh lembaga Legislatif dan Eksekutif yang lebih berpihak kepada kepentingan-kepentingan Modal asing yang di gawangi oleh AS cs dan RRC cs dari pada berpihak kepada kepentingan perwujudan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia. Dimana hasil kebijakan-kebijakan itu diantaranya disahkannya Undang-Undang mengenai Air, Migas, Listrik, SDA, dll (Legislatif), Kepres 03 Tahun 2002 mengenai penanaman modal asing bisa menguasai 95 % saham-saham BUMN (Eksekutif), maka sudah dapat bisa d pastikan kenaikan harga BBM yang telah dilakukan oleh pemerintahan SBY - JK pada tanggal 23 mei 2008 apapun alasanya telah menyengsarakan rakyat secara struktural yang satu dengan yanglainnya secara sadar ataupun tidak sadar, secara langsung maupun tidak langsung semua semakin terkait dengan semakin terdesaknya rakyat Indonesia terhadap hak Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, kelayakan hidup yang baik sebagai rakyat Indonesia yang terjamin oleh konstitusi dalam jiwa pembukaan UUD 1945 yang teramanatkan untuk mewujudkan Indonesia dalam keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Hancurnya pertahanan Kesejahteraan Nasional dengan teramandemennya BAB XIV Pasal 33 UUD 1945 mengakibatkan kehancuran Pertahanan ekonomi kerakyatan dengan cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hidup orang banyak dikuasai oleh kekuasaan modal asing sehingga mengakibatkan salah satu diantara yang sudah di kuasai yaitu tidak mandirinya pengelolaan MIGAS dan PERTAMINA.
Tidak ada lagi kemandirian system pemerintahan SBY - JK dalam mengelola seluruh potensi-potensi SDA, SDM dan idependensi TRIAS POLITIKA serta dalam Interaksi Sosial Politik, Hukum, Ekonomi, Sosial Budaya, Keamanan, Pertahanan, dan Hubungan Internasional sebagai system ketatanegaraan semakin terlihat jelas Kesatuan Republik Indonesia berada dalam pusaran alam PENJAJAHAN era baru.
Catatan Rakyat dan Mahasiswa berjuang :
kenaikan harga BBM yang telah di tetapkan pemerintahan SBY - JK cenderung didasarkan kepada gejolak situasi harga minyak duniayang saat itu telah mencapai harga $120/barel dan sekarang telah mencapai lefel $150/barel dimana situasi naiknya harga minyak dunia lebih diakibatkan dari gejolak situasi politik Internasional ntara kepentingan perang strategi Blok AS cs dan Blok RRC cs dalam menguasai pasar dunia untuk merebut tropy penghargaan dan merebut predikat Negara Adi Kuasa.
Dimana kebijakan secara kronologis sebagai berikut :
Kebijakan pemerintah SBY - JK menaikan harga BBM yang ke 3 kalinya pada tanggal 23 mei 2008 lebih pada pendesakan gerakan tekanan asing yang sangat dipengaruhi oleh gejolak politik Internasional dimana kebijakan yang telah diambil oleh Bush dalam invansi Irak menuai hasil dalam ahir-ahir kepemimpinanya. Amerika mengalami situasi keterdesakan ekonomi yang mempengaruhi negara-negara satelitnya dan negara-negara persekawanan strategis tidak kurang tony Bleir, Jos Soros, PM Jepang, PM Australia angkat bicara dan mempermasalahkan dan mempermasalahkan kebijakan Bush yang berakibat kepada keterdesakan ekonomi Eropa dan Asia sekitarnya, tetapi menjadi catatan situasi ini tidak mempengaruhi kondisi RRC, Rusia, India dan persekawanan strategisnya, Iran tetap menjalankan proyek nuklirnya dan beberapa waktu yang lalu juga telah menguji coba persenjataan bomnya diwilayah lintasan pesawat domestik " Bukankan seharusnya BIN menghitung ini dari pada menuduh gerakan Mahasiswa Anarkis....!!!! "
- Kemerdekaan merupakan hak segala bangsa, oleh sebab itu maka penjajahan di atas duni harus di hapuskan karna tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan prikeadilan,
- Kemerdekaan Indonesia menghantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu kemerdekaan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,
- Berdasarkan kemerdekaan, Indonesia membentuk satu pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia yang bertujuan memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
- Maka di susunlah kemerdekaan negara Indonesia itu dalam suatu Undang - Undang Dasar, yang terbentuk kedalam satu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / Perwakilan serta dengan meujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Kegagalan pemerintahan SBY - JK secara idiologis tidah mampu membawa keindependenan dan kemerdekaan Indonesia sebagai Bangsa dan Negara yang berdaulat dlam memutuskan serta mengambil kebijakan-kebijakan Interaksi Sosial, Politik, Ekonomi, Hukum Pertahanan, Keamanan, dan Hubungan Internasional sebagai layaknya negara merdeka.
Kegagalan pemerintahan SBY - JK secara strategis di Amandemen UUD 1945 bab VIX Kesejahteraan Nasional Pasal 33 mengakibatkan kebijakan-kebijakan baik yang di putuskan oleh lembaga Legislatif dan Eksekutif yang lebih berpihak kepada kepentingan-kepentingan Modal asing yang di gawangi oleh AS cs dan RRC cs dari pada berpihak kepada kepentingan perwujudan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia. Dimana hasil kebijakan-kebijakan itu diantaranya disahkannya Undang-Undang mengenai Air, Migas, Listrik, SDA, dll (Legislatif), Kepres 03 Tahun 2002 mengenai penanaman modal asing bisa menguasai 95 % saham-saham BUMN (Eksekutif), maka sudah dapat bisa d pastikan kenaikan harga BBM yang telah dilakukan oleh pemerintahan SBY - JK pada tanggal 23 mei 2008 apapun alasanya telah menyengsarakan rakyat secara struktural yang satu dengan yanglainnya secara sadar ataupun tidak sadar, secara langsung maupun tidak langsung semua semakin terkait dengan semakin terdesaknya rakyat Indonesia terhadap hak Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, kelayakan hidup yang baik sebagai rakyat Indonesia yang terjamin oleh konstitusi dalam jiwa pembukaan UUD 1945 yang teramanatkan untuk mewujudkan Indonesia dalam keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Hancurnya pertahanan Kesejahteraan Nasional dengan teramandemennya BAB XIV Pasal 33 UUD 1945 mengakibatkan kehancuran Pertahanan ekonomi kerakyatan dengan cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hidup orang banyak dikuasai oleh kekuasaan modal asing sehingga mengakibatkan salah satu diantara yang sudah di kuasai yaitu tidak mandirinya pengelolaan MIGAS dan PERTAMINA.
Tidak ada lagi kemandirian system pemerintahan SBY - JK dalam mengelola seluruh potensi-potensi SDA, SDM dan idependensi TRIAS POLITIKA serta dalam Interaksi Sosial Politik, Hukum, Ekonomi, Sosial Budaya, Keamanan, Pertahanan, dan Hubungan Internasional sebagai system ketatanegaraan semakin terlihat jelas Kesatuan Republik Indonesia berada dalam pusaran alam PENJAJAHAN era baru.
Catatan Rakyat dan Mahasiswa berjuang :
kenaikan harga BBM yang telah di tetapkan pemerintahan SBY - JK cenderung didasarkan kepada gejolak situasi harga minyak duniayang saat itu telah mencapai harga $120/barel dan sekarang telah mencapai lefel $150/barel dimana situasi naiknya harga minyak dunia lebih diakibatkan dari gejolak situasi politik Internasional ntara kepentingan perang strategi Blok AS cs dan Blok RRC cs dalam menguasai pasar dunia untuk merebut tropy penghargaan dan merebut predikat Negara Adi Kuasa.
Dimana kebijakan secara kronologis sebagai berikut :
Kebijakan pemerintah SBY - JK menaikan harga BBM yang ke 3 kalinya pada tanggal 23 mei 2008 lebih pada pendesakan gerakan tekanan asing yang sangat dipengaruhi oleh gejolak politik Internasional dimana kebijakan yang telah diambil oleh Bush dalam invansi Irak menuai hasil dalam ahir-ahir kepemimpinanya. Amerika mengalami situasi keterdesakan ekonomi yang mempengaruhi negara-negara satelitnya dan negara-negara persekawanan strategis tidak kurang tony Bleir, Jos Soros, PM Jepang, PM Australia angkat bicara dan mempermasalahkan dan mempermasalahkan kebijakan Bush yang berakibat kepada keterdesakan ekonomi Eropa dan Asia sekitarnya, tetapi menjadi catatan situasi ini tidak mempengaruhi kondisi RRC, Rusia, India dan persekawanan strategisnya, Iran tetap menjalankan proyek nuklirnya dan beberapa waktu yang lalu juga telah menguji coba persenjataan bomnya diwilayah lintasan pesawat domestik " Bukankan seharusnya BIN menghitung ini dari pada menuduh gerakan Mahasiswa Anarkis....!!!! "
Kebobrokan System Indonesia
Kebobrokan System Indonesia
Sistem demokrasi yang dianut bangsa Indonesia mulai dari orde ke orde adalah sistem demokrasi ala barat yang jelas-jelas bukan hasil buah pikir dari pengejawantahan nilai-nilai budaya bangsa serta demokrasiyang di tawrkan saat ini adalah sistem yang mengekang nilai-nilai kemerdekaan yang hakiki dan tidak mampu menawarkan kesejahteraan serta kemakmuran bagi rakyat Indonesia.
Demokrasi ala barat ini benar-benar di jadikan sebuah pijakan bagi " mereka " yang berada dan duduk di Legislatif, Eksekutif, dan Yudikatif dalam melindungi segala bentuk prodak-prodak Undang-Undang, Kepres, PP, SK - Mentri, SK - Gubenur, SK - Bupati yang akan melanggengkan Tirani KKN, Kepingin Menjadi Bangsawan Baru ( KMB ) dengan penghisapan , pemerasan dan penindasan rakyat dalam menjual seluruh potensi-potensi SDA serta SDM kepada kepentingan pihak asing. Dimana sudah tidak menjadi rahasia umum bagi rakyat dan Mahasiswa berjuang usainya perang dingin menempatkan Indonesia terjebak dalam bahaya Perang Moderen yang berada dipusaran Perang Strategi Antara Blok AS cs vs Blok RRC cs, kondisi dan situasi ini dapat dilihat dan di baca oleh rakyat dan mahasiswa berjuang antara lain :
1. Korupsi : Yang sudah merata hampir di segala strata dan lini dalam kehidupan Negara dan Berbangsa, kemasyarakatan. Sudah tepat dan benar bahwa koropsi sudah " Membudaya " atau sudah tumbuh menjadi budaya " orang indonesia ".
2. K.K.N : Korupsi Kolusi Nepotisme hampir menjadi way of live bangsa indonesia. KKN itu mengandung hal-hal seperti: Main belakang, Main Suap, Main Upeti, Main Beli, Hubungan keluarga, Hubungan kelompok/grup/suku/etnis/agama dsb.
3. Perkawinan dan kemesraan yang terjadi antara korupsi dan KKN menghasilkan seribu satu macam efek negatif dan " Pembusukan " terhadap kehidupan bangsa dan bernegara.
4. Saling pengaruh - Mempengaruhi antra Korupsi + KKN dengan " Napsu Liar " atau mental kekampungan dari orang keturunan biasa " kepingan Menjadi Bangsawan ". Napsu telah mengalahkan akal sehat, Pemikiran moderen, perkembangan rasionaldi dunia, nilai-nilai agama bahkan berahir melecehkan sosial dan budaya asli Indonesia.
5. Melanjutkan dari korupsi + KKN + kepentingan menjadi bangsawan tersebut antara lain : terciptanya dan tumbuh mahluk baru di dalam sistem Indonesia seperti korupsi mental dan mental korupsi, korupsi secara fikir, korupsi secara hukum, korupsi secra keadilan, korupsi secara Undang-Undang, korupsi penyelenggaraan pendidikan, korupsi kesehatan dan profesi kedokteran dimana berkembang mental drakula rumahsakit dll.
6. Korupsi dan KKN yang sudah membudaya di dalam jiwa sistem Indonesia yang di langgengkan mulai dari Presiden, Mentri-Mentri, Gubenur-Gubenur,Bupati, Walikota, Camat dan Lurah, berserta perangkat " Pegawai Pemerintahan " ( PNS ) dsb. Pada ahirnya Negara ini menghalalkan Money Politic yang dihayati ke Wakil Rakyat anggota DPR - DPRD.
7. Pembusukan yang di motori pada mulanya oleh korupsi + KKN telah menular dengan cepet kepada aparat penegak hukum baik Polisi, Jaksa, Hakim, Hakim Agung, Mahkamah Agung, Jaksa Agung, bahkan juga para Pengacara maka terjadilah praktek jual beli hukum, dagang hukum, dagang keadilan, dagang keputusan hakim, dagang tuntutan jaksa, dgang berita acara oleh polisi, Mafia peradilan, dan mafia-mafia pembusukan hukum yang telah mengakangi rakyat Indonesia. Sehingga mengakibatkan bekunya tidk terungkap Pelanggaran-pelangaran HAM bahkan pelanggaran-pelangaran HAM berat Tidk Pernah Ditangkp dan diadili.
8. Leluasanya operasi-operasi Negara-Negara Kaptalis, Neo Kolonialis, dan Imprealis yang dimotori oleh AS cs dan RRC pasca Deng Hsioping cs dapat menguasai sumber daya alam Indonesi baik melalui anggota DPR yang membuat Undang-Undang maupun melalui Otonomi daerah yang memang di konsep oleh " pihak - Pihak Asing " tersebut.
9. bidang moneter keuangan dan perbankan Republik Indonesia seutuhnya telah di kuasai secara strategis oleh pihak asing, IMF, Bank Dunia, ADB, IGGI, SGI, dan Intelejen dan melakukan penyuapan, mark-up, pemasaran, penipuan dan pembodohan terhadap Bangsa, Negara dan Rakyat Indonesia.
10. Operasi intelejen asing telah berhasil pula menjadikan bangsa Indonesia sebagai Negara yang penuh konflik, grakan sparatis yang dimulai dari RMS, tragedi-tragedi Ambon/Maluku, Poso, Sampit, Sambas, Aceh dan kasus-kasus seperti Talang Sari Lampung, Tanjung Priok, TasikMalaya Jatibarang, Jember, BanyuWangi, Situbondo, Ketapang, dll.
11. Sementara itu telah terjadi dan setiap tahun bertambah pengangguran , baik karna PHK dimana Undang-Undang dan penjabat berpihak kepada pemilik modal dan investor. Semantara itu pula terjadi genarasi muda putus sekolah, dan kelahirn generasi muda yang harus memasuki lapangan-kerja. Dapat dikata secara kasar bahwa 60 juta orang Indonesia tidak mempunyai penghasilan. Dan sementra yang sama itu pula terdapat segelintir manusia koruptor dan pervenue, manipulator, tukang catut, calo, kolabortor, dan komprador bergemilang duit dan kemewahan.
12. Kedaulatan negara benar-benar telah berada pada titik krisis, sejak Amerika Serikat yang di cengkram oleh Neo-Cons Menggunakan isu terorisme dalam rangka untuk mengangkangi Negara-Negara under-developed countries yang kaya akan sumber daya alam.
- Indonesia tentu saja sudh ada "dalam target" tersebut. Dalam oprasi tersebut Amerika berkomplot dengan Australia, dan Singapura, dua negara yang terdekt letaknya dengan indonesia dan dengan Portugis, Inggris, Belanda, Swedia, Filipina.
- Sementara itu Indonesia sedang mengalami "hampa kepemimpinan" dan bergaduh sesama nak bangsa. semua itu tak terlepas dari operasi intelejen dari Negara-Negara tersebut di atas kepada Pejabat Negara, baik pusat maupun daerah-daerah dn angota DPR.
- Kolene ke-lima Cina telah 40 tahun melakukan operasi intelejen kususnya intelejen Ekonomi untuk menguasai pejabat-pejabat Indonesia. Korupsi merupakan salah satu hasil operasi intelejen oprasi Cina.
13. kebobrokan sistem Indonesia berahir kepada Perjulan-perjualan aset negara dn Bangsa, telah dengan gamblang menunjukan penguasa Republik dan Angota DPR telah menjadi budak asing Kapitalis, Neo Kapitalis dan Imprealis Moderen yaitu Amerika, Jepang, sebagai negara-negara Eropa Barat, Singapur, Hongkong, Korea, RRC dan pemerintahan Reformasi-Demokrasi telah menjual semua-muanya sampi Kedaulatan Negara dan Kedaulatn Rakyat termasuk didalamnya.
14.kebobrokan sistem Indonesia telah berhasil Membawa Negara-Bangsa Indonesia berada di bawah penjajahan yang tak tampak oleh mata dn takterbaca oleh hati. Dengan perangkat Penguasa, Cukong, Koruptor, Agen asing yang telah menjadi alat penjajah Negara Rakyat Indonesia.
Jadi sangat jelas bahwa sistem Indonesia sudah berada dalam kebobrokan dan krisis, demokrasi ala barat yang di anut oleh bangsa Indonesia telah menelanjangi bulat-bulat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat.
Sistem demokrasi yang dianut bangsa Indonesia mulai dari orde ke orde adalah sistem demokrasi ala barat yang jelas-jelas bukan hasil buah pikir dari pengejawantahan nilai-nilai budaya bangsa serta demokrasiyang di tawrkan saat ini adalah sistem yang mengekang nilai-nilai kemerdekaan yang hakiki dan tidak mampu menawarkan kesejahteraan serta kemakmuran bagi rakyat Indonesia.
Demokrasi ala barat ini benar-benar di jadikan sebuah pijakan bagi " mereka " yang berada dan duduk di Legislatif, Eksekutif, dan Yudikatif dalam melindungi segala bentuk prodak-prodak Undang-Undang, Kepres, PP, SK - Mentri, SK - Gubenur, SK - Bupati yang akan melanggengkan Tirani KKN, Kepingin Menjadi Bangsawan Baru ( KMB ) dengan penghisapan , pemerasan dan penindasan rakyat dalam menjual seluruh potensi-potensi SDA serta SDM kepada kepentingan pihak asing. Dimana sudah tidak menjadi rahasia umum bagi rakyat dan Mahasiswa berjuang usainya perang dingin menempatkan Indonesia terjebak dalam bahaya Perang Moderen yang berada dipusaran Perang Strategi Antara Blok AS cs vs Blok RRC cs, kondisi dan situasi ini dapat dilihat dan di baca oleh rakyat dan mahasiswa berjuang antara lain :
1. Korupsi : Yang sudah merata hampir di segala strata dan lini dalam kehidupan Negara dan Berbangsa, kemasyarakatan. Sudah tepat dan benar bahwa koropsi sudah " Membudaya " atau sudah tumbuh menjadi budaya " orang indonesia ".
2. K.K.N : Korupsi Kolusi Nepotisme hampir menjadi way of live bangsa indonesia. KKN itu mengandung hal-hal seperti: Main belakang, Main Suap, Main Upeti, Main Beli, Hubungan keluarga, Hubungan kelompok/grup/suku/etnis/agama dsb.
3. Perkawinan dan kemesraan yang terjadi antara korupsi dan KKN menghasilkan seribu satu macam efek negatif dan " Pembusukan " terhadap kehidupan bangsa dan bernegara.
4. Saling pengaruh - Mempengaruhi antra Korupsi + KKN dengan " Napsu Liar " atau mental kekampungan dari orang keturunan biasa " kepingan Menjadi Bangsawan ". Napsu telah mengalahkan akal sehat, Pemikiran moderen, perkembangan rasionaldi dunia, nilai-nilai agama bahkan berahir melecehkan sosial dan budaya asli Indonesia.
5. Melanjutkan dari korupsi + KKN + kepentingan menjadi bangsawan tersebut antara lain : terciptanya dan tumbuh mahluk baru di dalam sistem Indonesia seperti korupsi mental dan mental korupsi, korupsi secara fikir, korupsi secara hukum, korupsi secra keadilan, korupsi secara Undang-Undang, korupsi penyelenggaraan pendidikan, korupsi kesehatan dan profesi kedokteran dimana berkembang mental drakula rumahsakit dll.
6. Korupsi dan KKN yang sudah membudaya di dalam jiwa sistem Indonesia yang di langgengkan mulai dari Presiden, Mentri-Mentri, Gubenur-Gubenur,Bupati, Walikota, Camat dan Lurah, berserta perangkat " Pegawai Pemerintahan " ( PNS ) dsb. Pada ahirnya Negara ini menghalalkan Money Politic yang dihayati ke Wakil Rakyat anggota DPR - DPRD.
7. Pembusukan yang di motori pada mulanya oleh korupsi + KKN telah menular dengan cepet kepada aparat penegak hukum baik Polisi, Jaksa, Hakim, Hakim Agung, Mahkamah Agung, Jaksa Agung, bahkan juga para Pengacara maka terjadilah praktek jual beli hukum, dagang hukum, dagang keadilan, dagang keputusan hakim, dagang tuntutan jaksa, dgang berita acara oleh polisi, Mafia peradilan, dan mafia-mafia pembusukan hukum yang telah mengakangi rakyat Indonesia. Sehingga mengakibatkan bekunya tidk terungkap Pelanggaran-pelangaran HAM bahkan pelanggaran-pelangaran HAM berat Tidk Pernah Ditangkp dan diadili.
8. Leluasanya operasi-operasi Negara-Negara Kaptalis, Neo Kolonialis, dan Imprealis yang dimotori oleh AS cs dan RRC pasca Deng Hsioping cs dapat menguasai sumber daya alam Indonesi baik melalui anggota DPR yang membuat Undang-Undang maupun melalui Otonomi daerah yang memang di konsep oleh " pihak - Pihak Asing " tersebut.
9. bidang moneter keuangan dan perbankan Republik Indonesia seutuhnya telah di kuasai secara strategis oleh pihak asing, IMF, Bank Dunia, ADB, IGGI, SGI, dan Intelejen dan melakukan penyuapan, mark-up, pemasaran, penipuan dan pembodohan terhadap Bangsa, Negara dan Rakyat Indonesia.
10. Operasi intelejen asing telah berhasil pula menjadikan bangsa Indonesia sebagai Negara yang penuh konflik, grakan sparatis yang dimulai dari RMS, tragedi-tragedi Ambon/Maluku, Poso, Sampit, Sambas, Aceh dan kasus-kasus seperti Talang Sari Lampung, Tanjung Priok, TasikMalaya Jatibarang, Jember, BanyuWangi, Situbondo, Ketapang, dll.
11. Sementara itu telah terjadi dan setiap tahun bertambah pengangguran , baik karna PHK dimana Undang-Undang dan penjabat berpihak kepada pemilik modal dan investor. Semantara itu pula terjadi genarasi muda putus sekolah, dan kelahirn generasi muda yang harus memasuki lapangan-kerja. Dapat dikata secara kasar bahwa 60 juta orang Indonesia tidak mempunyai penghasilan. Dan sementra yang sama itu pula terdapat segelintir manusia koruptor dan pervenue, manipulator, tukang catut, calo, kolabortor, dan komprador bergemilang duit dan kemewahan.
12. Kedaulatan negara benar-benar telah berada pada titik krisis, sejak Amerika Serikat yang di cengkram oleh Neo-Cons Menggunakan isu terorisme dalam rangka untuk mengangkangi Negara-Negara under-developed countries yang kaya akan sumber daya alam.
- Indonesia tentu saja sudh ada "dalam target" tersebut. Dalam oprasi tersebut Amerika berkomplot dengan Australia, dan Singapura, dua negara yang terdekt letaknya dengan indonesia dan dengan Portugis, Inggris, Belanda, Swedia, Filipina.
- Sementara itu Indonesia sedang mengalami "hampa kepemimpinan" dan bergaduh sesama nak bangsa. semua itu tak terlepas dari operasi intelejen dari Negara-Negara tersebut di atas kepada Pejabat Negara, baik pusat maupun daerah-daerah dn angota DPR.
- Kolene ke-lima Cina telah 40 tahun melakukan operasi intelejen kususnya intelejen Ekonomi untuk menguasai pejabat-pejabat Indonesia. Korupsi merupakan salah satu hasil operasi intelejen oprasi Cina.
13. kebobrokan sistem Indonesia berahir kepada Perjulan-perjualan aset negara dn Bangsa, telah dengan gamblang menunjukan penguasa Republik dan Angota DPR telah menjadi budak asing Kapitalis, Neo Kapitalis dan Imprealis Moderen yaitu Amerika, Jepang, sebagai negara-negara Eropa Barat, Singapur, Hongkong, Korea, RRC dan pemerintahan Reformasi-Demokrasi telah menjual semua-muanya sampi Kedaulatan Negara dan Kedaulatn Rakyat termasuk didalamnya.
14.kebobrokan sistem Indonesia telah berhasil Membawa Negara-Bangsa Indonesia berada di bawah penjajahan yang tak tampak oleh mata dn takterbaca oleh hati. Dengan perangkat Penguasa, Cukong, Koruptor, Agen asing yang telah menjadi alat penjajah Negara Rakyat Indonesia.
Jadi sangat jelas bahwa sistem Indonesia sudah berada dalam kebobrokan dan krisis, demokrasi ala barat yang di anut oleh bangsa Indonesia telah menelanjangi bulat-bulat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat.
Keterjahan Bangsa Indonesia
Keterjahan Bangsa Indonesia
Keadaan bangsa Indonesia setelah kemerdekaan 17 Agustus 1954 yang bertujuan " Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia " yang berjalan lambat, dalam dalam setiap fase " Orde " bahkan mengalami stagnasi dan berada dalam persimpangan jalan yang mengarah kepada hilangnya keadilan sosial nemuju kepada bentuk " Penjajahan Era Baru " yang telah berhasil menghilangkan eksistensi kekuatan de fakto kemerdekaan Indonesia Sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Berkedaulatan Rakyat dengan tujuan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia saat ini hanya berjalan kepada kekuatan de jure saja sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia Yang berlandaskan " Perkembangan Demokrasi ".
Hasilnya bisa kita lihat , NKRI ibarat kapal kemudi, terombang-ambing ombak dan arus globalisasi dalam lautan berbagi idiologi asing. Tidak segan-segan sebagai komponen tokoh-tokoh Masyarakat menerima aliran dana asing dan rela mengorbankan kepentingan bangsanya sebagai imbalan dolar. dalam bahasa intelejen kita mengalami apa yang di kenal dengan " subversi asing ", yakni kita saling menghancurkan negara sendiri karna campur tangan secara halus pihak asing yang berhasil menaruh agen-agenya di seluruh aspek agama, tokoh-tokoh masyarakat, Interaksi sosial baik di bidang Politik, Ekonomi, Hukum, Budaya, Pendidikan, Keamanan, Pertahanan, Hubungan Internasional.
Pincangnya eksistensi " Kedaulatan " Negara Kesatuan Republik Indonesia menetapkan posisi ke-terjajahan bangsa Indonesia dengan hancurnya kekuatan bangsa yang berkedaulatan rakyat dalam kehendak mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Keadaan bangsa Indonesia setelah kemerdekaan 17 Agustus 1954 yang bertujuan " Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia " yang berjalan lambat, dalam dalam setiap fase " Orde " bahkan mengalami stagnasi dan berada dalam persimpangan jalan yang mengarah kepada hilangnya keadilan sosial nemuju kepada bentuk " Penjajahan Era Baru " yang telah berhasil menghilangkan eksistensi kekuatan de fakto kemerdekaan Indonesia Sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang Berkedaulatan Rakyat dengan tujuan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia saat ini hanya berjalan kepada kekuatan de jure saja sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia Yang berlandaskan " Perkembangan Demokrasi ".
Hasilnya bisa kita lihat , NKRI ibarat kapal kemudi, terombang-ambing ombak dan arus globalisasi dalam lautan berbagi idiologi asing. Tidak segan-segan sebagai komponen tokoh-tokoh Masyarakat menerima aliran dana asing dan rela mengorbankan kepentingan bangsanya sebagai imbalan dolar. dalam bahasa intelejen kita mengalami apa yang di kenal dengan " subversi asing ", yakni kita saling menghancurkan negara sendiri karna campur tangan secara halus pihak asing yang berhasil menaruh agen-agenya di seluruh aspek agama, tokoh-tokoh masyarakat, Interaksi sosial baik di bidang Politik, Ekonomi, Hukum, Budaya, Pendidikan, Keamanan, Pertahanan, Hubungan Internasional.
Pincangnya eksistensi " Kedaulatan " Negara Kesatuan Republik Indonesia menetapkan posisi ke-terjajahan bangsa Indonesia dengan hancurnya kekuatan bangsa yang berkedaulatan rakyat dalam kehendak mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Langganan:
Komentar (Atom)